Selasa, 08 April 2014

KENAPA LAMPU HALOGEN TAK BOLEH DIPEGANG?

Bener brosist, sesuai judul. Menurut Teguh, mekanik dari Tauco Costum, tangan selalu meninggalkan sidik jari berupa lapisan lemak tipis. Apalagi saat menyala, ya nggak bisa dipegang, bisa melepuh tangan sampeyan, coy. Itu lampu memang panas, hehe.
Lapisan lemak yang menempel pada kaca lampu halogen saat menyala suhu akan meningkat dan lemak akan melebur menyatu dengan kaca. “Koefisien memuainya berbeda bagian kaca bersih dan tidak,” papar pria asli Surabaya yang bengkelnya di jalan Kebagusan Raya no. 99 Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Maksudnya suhu permukaan kaca lebih dingin dibanding permukaan kaca yang bersih. Maklumlah kaca halogen berbahan dasar kuarsa (quartz). Jika perbedaan aktivitas muainya t besar, kaca halogen sampeyan bisa retak.
Belum lagi dengan perbedaan suhu akibat lemak tangan, lama-lama kaca jadi hitam, abu-abu atau buram oleh panas lampu. Selain tidak terang, juga bikin lampu cepat putus. “Mendingan jangan langsung di pegang pada bagian kaca lampu. Ttapi pada bagian ulira besi di luar kaca,” beber pria yang juga punya hobi mancing kondeh, eh, ikan ini.
Semoga berguna tipsnya.

Sumber : maniakmotor.com

BEDA ANGIN NITROGEN DAN BIASA, OKE DI MOTOR..!

Sama-sama angin, tapi beda nama yang satu nitrogen (N2) dan satunya lagi biasa alias oksigen (O2). Yang diiisi angin nitrogen pasti sampai saat ini masih bertanya-tanya untungya. Jangan sampai isi angin hanya ikut-ikutan yang ‘katanya’ nitrogen menjaga kenyaman, keamanan dan keawaten ban. Setidaknya banyak keunggulan diisi nitrogen. Makin percaya diri, mengisi nitrogen harus ditebus lebih mahal.
Ya iyalah. Lantaran nitrogen molekulnya lebih padat dari udara biasa. Kendati yang namanya angin biasa yang dihirup manusia mengandung di atas 50 persen nitrogen. “Nitrogen lebih padat, tidak mudah merembes pada bori-pori ban. Jadinya awet di dalam ban motor,” jelas Kris dari Planet Ban di kawasan Lenteng Agug, Jakarta Selatan.
N2 juga tahan pada suhu tinggi, tekanan agin jadi awet. Itu diklaim para penjual angin nitrogen bikin ban jadi tahan lama. Pokoknya tidak mudah benjol-benjol, keausannya rata. Masuk akal, kadang pemilik motor baru tambah angin bila bannya benar-benar kempes. Padahal dengan tekanan yang tidak sesuai anjuran, ban cepat botak. Berarti, nitrogen ini cocok bagi pengguna yang malas mengecek tekanan ban setiap saat.
Kadungan air pada  nitrogen lebih rendah dari oksigen biasa. Makanya sering dipromosinya bikin pelek tidak mudah berkarat. Karena itu, anggapan tak bisa dipakai di pelek jari-jari pada motor, silakan buang jauh-jauh. Justru enak digunanakan. Lha wong, F1 saja pakai nitrogen benaran, hehehe. Jari-jari saja bisa, apalagi yang palang. Kan kalau sebut jari-jari sudah pasti pakai ban dalam.

Untuk mengisi nitrogen (pertama kali), buang dulu angin biasa sampai habisItu untuk mencegah molekul gas yang terdiri dari berbagai unsur dengan nitrogen. Kalau nitrogen bercampur udara biasa, menyebabkan tekanan ban kurang stabil. Tekanan nitrogen pada ban 28 – 31psi depan dan belakang -30 - 33 Psi atau sesuai anjuran merek ban dan kondisi penggunaan sehari-hari.



Sumber : maniakmotor.com

CIRI-CIRI OLI YANG COCOK PADA MOTOR

Kalau dibilang cocok-cocokan oli sama mesin ada benarnya. Jika olinya murahan, sidah pasti mutunya murahan. Ditambah biarpun tahun dan tipe motor yang sama, tapi cara perawatan beda-beda tentunya. Cara berkendara memerlakukan mesin juga ikut berpengaruh.
Ciri umum bila oli cocok, indikator pertama yaitu suara mesin yang halus. Halus dalam artian spesifikasi oli mesin sesuai yang tertera di buku manual motor seperti SAE-nya. “Disesuaikan juga dengan tahun produksi motor dan jenis rute yang dilewati. Tanya saja pada khusus toko Oli, mereka sudah trening produsen oli soal edukasi tersebut,” kata Hardi yang mantan kepala mekanik benkel resmi Yamaha dari Radio Dalam, Jakarta Selatan.
Suara mesin hanya indikasi pertama, masih ada lanjutannya yaitu putaran mesin yang ringan dan responsif. Jika oli cocok, bohong bila tidak akan merasakan hal di atas. Mesti diperhatikan juga suhu mesin stabil atau tidak. Mesin juga akan menjadi cepat panas jika olinya nggak cocok, misal dipantenkan pabrik SAE 20W-40, eh malah diisi di luar dari petunjuk tersebut atau lebih kental. Tak peduli oli terkenal. Kolo terkenal sesuai anjuran, ah itu lebih mantap.
Memang berisiknya hilang, tapi mesin jadi berat dan panas. Bila mesin panas berlebihan terus menerus, justru memecah komposisi melekul oli. Ia akan mudah melepaskan partikel karbon, “Seiring waktu jelas akan menumpuk dan membentuk endapan lumpur (sludge),” tambah Hardi.
Ciri terakhir, penguapan oli yang minim. Semahal-mahal oli dengan mutu tinggi, tetap akan menguap oleh gesekan, gerakkan dan panas. Namanya juga caran. Bila penguapannya masih batas toleransi, ndak masalah. Tapi, bila 900 cc dan spidometer baru 1.000 km sudah menguap 200 cc, itu tandanya oli nggak cocok. Macam mana, bila 5.000 km kemudian, bisa-bisa kosong bak olinya saat ganti oli periode berikutnya. Idealnya penguapan oli hanya 5-7 persen sampai batas penggantiannya.


Sumber : maniakmotor.com

MELEPAS STRIPING/STIKER PABRIK DENGAN CERDIK

Melepas stiker atau striping pada motor, susah-susah gampang. Khusus pabrikan ya memang sulit, lantaran dilapisi cat vernis. Itu lho, cat finishing. Udah geeetu, sekalinya lepas banyak sisa perekat atau lem striping pada bodi, juga  bekas cat vernis.
Belum lagi saat striping dibuka kadang putus di tengah, akhirnya dari awal lagi. Setiap merek sepeda motor punya striping berbeda, terutama kualitas striping dan cat vernisnya. Ada yang mudah dan ada juga yang sulit, ya gampang-gampang susah, susah-susah gampang.
Buat brosist sekalian trik melepasnya tanpa sulap, nggak pake sim-sala-bim. Pertama, cari ujung striping/stiker kemudian bakar atau panaskan dengan api kecil pakai korek api gas. Itu berfungsi melenturkan striping agar mudah dikelupas. “Saat memanaskan nggak perlu lama cukup beberapa detik, agar cat tidak mengkerut,” ujar Yusuf pegawai cutting sticker di Jl. Baso no. 45, Kebagusan, Jakarta Selatan.
Setelah dipanaskan, angkat ujung striping pelahan, jangan sampai putus atau zobek. Pokoknya hati-hati deh. Andai putus di tengah jalan, bisa diulangi lagi proses seperti di atas, dibakar. Usai lepas amati, adakah bekas lem striping?
Jika tidak ada berarti brosist sukses melepasnya tanpa harus melakukan tindakan apa-apa lagi. Cukup bersihkan bekas striping dengan minyak kayu putih atau obat poles hingga bersih dan mengilap. 
Bila terdapat bekas lem striping, ya sikit repotlah membersihkannya. Santai saja coy, tak perlu panik. Siapkan bensin dan lap bersih. Lalu basahi bekas lem striping dengan bensin dan bersihkan atau dilap yang dilumurin bensin. Lakukan gerakan memutar atau ke atas ke bawah dengan sedikit tekanan. “Usahain pakai tenaga biar terangkat bekas lem stripingnya,” beber pria perawakan Sunda-Jawa itu.
Selesai, bilas bodi dengan air menggunakan lap basah, lakukan hingga bersih. Terakhir tinggal poles dengan obat poles sampai menggilap dan rata. Motor kinclong nih tanpa striping. Tapi itu tadi, untuk striping pabrik, cat vernis di atas striping sudah terlepas, nggak ada pelindung lagi. Artinya, bagian ini akan berubah warna dengan cepat usai dipoles. Nah dipoles lagi bila sudah berubah.Silakan dicoba.


Sumber : maniakmotor.com


Minggu, 23 Februari 2014

MERAWAT TUTUP TANGKI, BERSIHKAN SALURAN PERNAFASAN

Ini tips sangat mudah. Hanya cerita tutup tangki. Saking mudahnya bisa dilakukan sendiri, justru mengesalkan bila terjadi di motor sampeyan. Kesel deh. Lha wong, bensin bisa melumuri sekitar tangki dan kalau bahan bakarnya diisi penuh sering meluber ke bodi motor.
Nah itu hanya masalah karet tutup tangki sebagai silnya ada yang sobek, kendur dan sebagainya. Paling mudahnya ganti baru tutupnya, banyak dijual kok. Gampang kan. Opa-opa yang nggak ngerti juga bisa beli di toko. Tapi kan tetap butuh pengecekan. 
Apalagi tutup tangki bahan bakar bukan hanya sebagai penutup. Lebih dari itu berfungsi juga sebagai jalur pernafasan bahan bakar yang mengalir dari tangki ke karburator dan sekarang sudah musum injeksi.Jika sampai saluran pernafasan yang hanya sebesar jarum di tutup tangki tersumbatsopasti no (kata orang Manado), terjadi kevakuman di dalam tangki. Itu bensing nyanda mengalir.
Banyak coymotor koit mendadak karena masalah itu.Setelah dilakukan pengecekan baru ketahuan, sebabnya saluran pernafasan pada  tutup tangki tersumbat kotoran,”buka Edi Santausa dari Shan Motor Sport (SMS) di Jln. Tentara Pelajar, Banjarnegara, Jateng.
Memastikan gangguan tersebut juga mudah. Ya nggak susah. Siapa pun bisa. Caranya hidupkan motor dengan tutup tangki terbuka atau dilepas. Jika mesin hidup normalsaat tutup tangki dipasang dan mesin mati atau berubah, sudah jelas masalahdari tutup tangki yang tersumbat.
Tinggal lepas tutup tangki selanjutnya dibersihkan saluran pernafasan yang tersumbat tersebut. “Untuk membersihkan kotoran yang menutup saluran pernafasan tersebut kita bisa menggunakan udara bertekanan. Atau lubang kecil digali-gali atau dikilik-kilik dengan lidi juga bisa,” tutup Edi.
Makasih tipsnya bro!



Sumber : maniakmotor.com

Sabtu, 22 Februari 2014

INJEKTOR VIXION UNTUK MIO J, SOUL GT DAN X-RIDE, TINGGAL PASANG, GAMPANG..!

Trik meningkatkan peforma mesin injeksi kian berkembang, termasuk pada matik. Misalnya  injeksi Yamaha Mio J, Soul GT dan X-Ride. Injektor bawaan ketiga matik ini bisa disubtitusi pakai injektor Yamaha Vixion lama. Tinggal pasang karena secara fisik sama begitupun soket yang terhubung ke ECU (Engine Control Unit), tinggal plek alias plug n play.
Disuruh ganti dengan injektor Old Vixion, pasti ada maknanya. Sebab, injektor Vixion memiliki enam lubang penyemprot bahan bakar. Bandingkan saja dengan matik yang hanya 4 lubang, “Akan terasa. Apalagi dipakai pada matik yang telah ganti knalpot racing. Makin terasa lagi bila sudah korek harian,” kata Kris alias Genceng di Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang memberi tips ini dan sudah banyak diterapkan pada konsumen kios spare partnya.
Kris selalu mengawali dengan mengganti ECU after market. Misalnya saat ini sudah ada Juken 2 BRT yang harganya cuma Rp 600 ribuan. Sebab katanya, percuma ganti injektor bila ECU masih tetap standar. Besarnya dan banyak lubang injector nggak bakal ngaruh. Tidak seperti lubang pada spuyer pada karburator.
Jika ECU sudah diganti tipe kompetisi atau korek harianmaka volume bahan bakar akan lebih banyak. Saat itu yang dibutuhkan injektor dengan jumlah lubang lebih banyak ataupun lebih besar memompa bahan bakar.Injektor Vixion di pasaran dapat ditebus Rp 485 ribu, sebagai perbandingan aslinya Mio J hanya Rp 110 ribu.


Sumber : maniakmotor.com

PER KAMPAS KOPLING SUPRA-X/GRAND, PAKAI SMASH RP 15 REBU, CABUTNYA KUAT!

Pemilik Honda Supra-Xatau Grand yang ingin cabut-cabut motornya kiat,cobain deh pasang per kamkop aliaskampas kopling Suzuki Smash.'Gigitan' perke kampasnya lebih kuat dari aslinya sehingga kampasnya tak mudah slip bro. Setia saling berpelukan....
Pasangnya juga eces, ce, ces, jangan ngences. Tak bisa pasang sendiri tinggal ke bengkel tetangga. Syukur-syukur biasa bongkar, tapi nggak terima pasang, hehe. Sebab, per kamkop Smash dimensinya mirip-mirip dengan asli Supra. Tidak ada yang diubah-ubah di sana.
Per Smash jelas punya kelebihan. Bila nggak ada, buat apa ditulis di sini, bikin repot saja. Ya, mungkin di antara sampeyan yang hobi utak-atik sudah pernah mencoba atau malah menggunakannya. "Per kamkop Smash lebih panjang dari bawaan Supra, juga lebih kaku. Jadinya akan spontan,” bilang Lutfy bos Taman motor GentengBanyuwangi, Jatim.

Soal harga per kopling oriSmash juga ramah dikantong. Silakan rogoh kocek 15 rebu buat tebus 4 biji per klep tadi.Murahkan.


Sumber : maniakmotor.com